KASUS PEGAWAI PT. INDOMARCO PRISATAMA (Indomaret) yang jadi terdakdwa
Nama : Agung Darmawan
NPM : 10219285
Kelas : 3EA08
Berawal dari pemikiran untuk mempermudah penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari karyawan, maka pada tahun 1988 didirikanlah sebuah gerai yang diberi nama Indomaret. Sejalan pengembangan operasional toko, perusahaan tertarik untuk lebih mendalami dan memahami berbagai kebutuhan dan perilaku konsumen dalam berbelanja. Guna mengakomodasi tujuan tersebut, beberapa orang karyawan ditugaskan untuk mengamati dan meneliti perilaku belanja masyarakat. Kesimpulan yang didapat adalah bahwa masyarakat cenderung memilih belanja di gerai modern berdasarkan alasan kelengkapan pilihan produk yang berkualitas, harga yang pasti dan bersaing, serta suasana yang nyaman.
Berbekal pengetahuan mengenai kebutuhan konsumen, keterampilan pengoperasian toko dan pergeseran perilaku belanja masyarakat ke gerai modern, maka terbit keinginan luhur untuk mengabdi lebih jauh bagi nusa dan bangsa. Niat ini diwujudkan dengan mendirikan Indomaret, dengan badan hukum PT. Indomarco Prismatama yang memiliki visi “menjadi jaringan ritel yang unggul” serta moto “mudah dan hemat”.
Pada mulanya Indomaret membentuk konsep penyelenggaraan gerai yang berlokasi di dekat hunian konsumen, menyediakan berbagai kebutuhan pokok maupun kebutuhan sehari- hari, melayani masyarakat umum yang bersifat majemuk, serta memiliki luas toko sekitar 200 m2.
Seiring dengan perjalanan waktu dan kebutuhan pasar, Indomaret terus menambah gerai di berbagai kawasan perumahan, perkantoran, niaga, wisata dan apartemen. Dalam hal ini terjadilah proses pembelajaran untuk pengoperasian suatu jaringan retail yang berskala besar, lengkap dengan berbagai pengalaman yang kompleks dan bervariasi.
Setelah menguasai pengetahuan dan keterampilan mengoperasikan jaringan ritel dalam skala besar, Manajemen berkomitmen untuk menjadikan Indomaret sebagai sebuah aset nasional. Hal ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa seluruh pemikiran dan pengoperasian Perusahaan ditangani sepenuhnya oleh putra putri Indonesia. Sebagai aset nasional, Indomaret ingin berbagi kepada masyarakat Indonesia melalui bisnis waralaba dan juga mampu bersaing dalam persaingan global. Oleh karena itu, visi perusahaan kemudian berkembang “menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global”.
Konsep bisnis waralaba Indomaret adalah yang pertama dan merupakan pelopor di bidang minimarket di Indonesia. Sambutan masyarakat ternyata sangat positif, terbukti dengan peningkatan jumlah Terwaralaba Indomaret dari waktu ke waktu. Konsep bisnis waralaba Perusahaan juga diakui oleh pemerintah melalui
penghargaan yang diberikan kepada Indomaret selaku “Perusahaan Waralaba Unggul 2003”. Penghargaan semacam ini adalah yang pertama kali diberikan kepada perusahaan minimarket di Indonesia dan sampai saat ini hanya Indomaret yang menerimanya.
Indomaret
berkembang sangat pesat dengan jumlah gerai toko pada Maret 2022 19.891.
Sebagian besar pasokan barang dagangan untuk seluruh gerai berasal dari 42
pusat distribusi Indomaret yang menyediakan lebih dari 5.000 jenis produk.
Kini, keberadaan Indomaret makin diperkuat dengan kehadiran Indogrosir, anak
perusahaan dengan konsep bisnis Pusat Perkulakan.
Dengan banyak
nya karyawan PT. Indomarco Prismatama yang sudah di rekrut banyak juga kasus
kasus yang sudah di alami PT. Indomarco Prismatama salah satu nya antara lain pada saat 2020 PT. Indomarco Prisatama
mengalami masalah tentang Tunjangan Hari Raya (THR) yang berujung dengan ada
nya pegawai Indomaret yang menjadi Terdakwa usai protes THR 2020
Salah
seorang pegawai PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Anwar Bessy alias Ambon,
menjadi terdakwa dan tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta
Utara. Ia adalah salah satu pegawai yang melakukan aksi protes pada awal Mei
2020 karena adanya dugaan pemotongan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh perusahaan
saat itu.
Yang dimana
pada tanggal 8 – 11 Mei 2020 telah terjadi demo yang di lakukan beberapa pegawai Indomaret
melakukan aksi protes karena adanya kabar pemotongan THR
2020. Said menyebut aksi protes berlangsung selama dua hari, 8 dan 11 Mei
2020. Aksi dilakukan di Distribution Center (DC) Ancol, Jl.Ancol Barat 7 No 2
Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Dalam aksi
tersebut, terjadi insiden kerusakan pada fasilitas kantor. Namun demikian, Said
menyebut kerusakan itu tidak direncanakan sebelumnya oleh Anwar Bessy dan
cenderung terjadi tanpa kesengajaaan. “Itu pun hanya kerusakan kecil. Sayangnya,
hal ini dijadikan pembenaran untuk memenjarakan seorang buruh yang mencari
keadilan terhadap pembayaran THR,” kata Said Iqbal dalam keterangan pada 11 Mei
2021. Pihak Indomaret pun membenarkan adanya peristiwa pengrusakan yang
dilakukan oleh salah satu karyawan mereka pada tahun 2020 tersebut. Tapi,
Indomaret menyebut THR 2020 telah dibayarkan kepada seluruh buruh sesuai
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016.
"Seluruh
karyawan telah mendapatkan haknya," kata Marketing Director Indomarco
Prismatama, Wiwiek Yusuf, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, 17 Mei
2021.
"Selama
lebih dari 30 tahun, manajemen Indomaret tidak pernah menunggak pemberian THR
kepada karyawan. Hak mereka diberikan sesuai peraturan pemerintah," kata
Wiwiek.
Namun
akibat kerusakan ini, Anwar pun dilaporkan ke polisi. "yang melaporkan (ke
pihak berwajib) pihak Indomaret langsung," kata Amrizal, salah satu kuasa
hukum Anwar Bessy saat dihubungi di Jakarta, Senin, 17 Mei 2021.
Kini, kasus
Anwar Bessy masuk ke PN Jakarta Utara dengan perkara Penghancuran atau
Perusakan Barang. Perkara dengan nomor 353/Pid.B/2021/PN Jkt.Utr ini sudah
terdaftar sejak Jumat, 26 Maret 2021.
Anwar
didakwa dengan Pasal 335 KUHP atau Pasal 406 KUHP. Pada 4 Mei 2021, jaksa
penuntut umum telah membacakan dakwaan untuk terdakwa. "Selasa besok (18
Mei 2021) memasuki agenda pembacaan eksepsi," kata Amrizal.
Amrizal
menyebut Anwar saat ini masih tercatat sebagai karyawan tetap di Indomaret.
Tapi selama proses persidangan, Anwar kena skorsing oleh perusahaan. Anwar pun
tidak berada di penjara, tapi berstatus tahanan kota.
Di tengah
proses ini, ancaman boikot terhadap produk Indomaret pun datang dari para buruh.
Mereka protes dengan pemidanaan terhadap Anwar Bessy. "Tentu harus
diperjuangkan dengan cara apapun," kata Amrizal.
Di samping
itu, Said Iqbal juga akan membawa kasus ini ke sidang International Labor
Organization (ILO) pada bulan Juni 2021. Said yang juga pengurus pusat Badan
PBB ILO ini akan melaporkannya sebagai kasus pelanggaran hak berserikat dan hak
berunding.
Meski
demikian, Manajemen Indomaret menyerahkan sepenuhnya kasus terhadap Anwar pada
proses hukum yang tengah berjalan. "Diharapkan semua pihak menghargai
proses hukum yang berlangsung saat ini," kata Marketing Director Indomarco
Prismatama, Wiwiek Yusuf.
Dengan masih
bersitegangnya PT. Indomarco Prisatama dengan karyawaan nya Pemerintah pun
harus turun tangan mencarikan solusi yang tepat.
Kepala Biro
Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Chairul Fadhly Harahap meminta,
permasalahan antara PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dengan salah satu
pegawainya, Anwar Bessy, dapat diselesaikan secara dialog atau komunikasi yang
baik. "Untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis dan kondusif, maka
harus memprioritaskan dialog guna mencari win-win solution terbaik,” katanya,
seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Kamis (3/6/2021).
Untuk diketahui, Indomaret telah mempidanakan Anwar Bessy karena merusak
fasilitas kantor saat melakukan aksi protes terkait pembayaran tunjangan hari
raya (THR) pada 2020. Chairul meyakini, situasi pandemi Covid-19 berdampak
terhadap kondisi perekonomian yang sulit, termasuk antara perusahaan dan
pegawai.
“Kondisi
ini, selayaknya menjadi momen bagi semua pihak untuk bersatu, saling memahami,
dan mendukung dalam menghadapi pandemi,” imbuhnya. Oleh karena itu, Chairul
meminta Indomaret dan Anwar Bessy terus memupuk dialog hubungan industrial dan
mempererat kebersamaan. Menurutnya, kedua pihak memiliki itikad baik untuk
menuntaskan persoalan ketenagakerjaan. "Sekali lagi, Kemenaker terus
mendorong perselisihan di Indomaret untuk dicarikan solusi bersama melalui
dialog secara bipartit antara kedua pihak," ucapnya, melalui Siaran Pers
Biro Humas Kemenaker, Jakarta, Rabu (2/6/2021).
Kemenaker
sendiri telah berupaya mendorong serikat buruh dan serikat pekerja (SP/SB)
serta manajemen Indomaret Group untuk menyelesaikan masalah ketenagakerjaan di
perusahaan ini dengan mengedepankan musyawarah mufakat. "Kami terus
mendorong kedua pihak menyelesaikan perselisihan ketenagakerjaan dengan hati
tenang dan pikiran yang lapang. Hal ini guna mencari solusi terbaik yang
menguntungkan kedua belah pihak," imbuh Chairul. Sebelumnya, Kemenaker
melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (Ditjen PHI JSK) telah beberapa kali melakukan fasilitasi
manajemen Indomarco dengan SP/SB, Jumat (28/5/2021).
Fasilitasi
tersebut bertujuan mempertemukan kedua belah pihak dan bersama-sama mencari
solusi serta jalan terbaik dengan mengedepankan itikad baik.
Komentar
Posting Komentar